BANJARMASIN – Relokasi seluruh tempat penampungan dan pemotongan ayam yang ada di Banjarmasin ke Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Banjarmasin yang terletak di kawasan Basirih yang sudah berkali-kali tertunda karena mendapat tentangan dari para pengusaha, akan menjadi prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin berikutnya setelah masalah pembongkaran Café Tendean tuntas.
Kepala Distankan Kota Banjarmasin, drh Priyo Eko mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menyusun SK Walikota yang mengatur tentang pembagian kandang.
“Saat ini prosesnya sudah sampai ke bagian hukum, mudah-mudahan tidak lama lagi bisa selesai,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa rencana relokasi sudah disetujui oleh sebagian besar pengusaha, kecuali para pengusaha ayam di Pasar Bim. Namun, setelah adanya komunikasi khusus antara walikota dengan tokoh Pasar Bim, yakni H Hamdani, mereka dipastikan akan ikut direlokasi juga.
“Bahkan, walikota minta agar Pasar Bim nanti ditutup dan dialihfungsikan. Sebagai apa, nanti tunggu hasil rapat-rapat berikutnya,” katanya.
Pihaknya sendiri optimis rencana relokasi yang sudah dijadwalkan sejak pertengahan tahun tadi akan terealisasi dalam bulan Oktober ini dan tidak akan meleset lagi.
Kepala Distankan Kota Banjarmasin, drh Priyo Eko mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menyusun SK Walikota yang mengatur tentang pembagian kandang.
“Saat ini prosesnya sudah sampai ke bagian hukum, mudah-mudahan tidak lama lagi bisa selesai,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa rencana relokasi sudah disetujui oleh sebagian besar pengusaha, kecuali para pengusaha ayam di Pasar Bim. Namun, setelah adanya komunikasi khusus antara walikota dengan tokoh Pasar Bim, yakni H Hamdani, mereka dipastikan akan ikut direlokasi juga.
“Bahkan, walikota minta agar Pasar Bim nanti ditutup dan dialihfungsikan. Sebagai apa, nanti tunggu hasil rapat-rapat berikutnya,” katanya.
Pihaknya sendiri optimis rencana relokasi yang sudah dijadwalkan sejak pertengahan tahun tadi akan terealisasi dalam bulan Oktober ini dan tidak akan meleset lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar