A good journalist is not the one that writes what people say, but the one that writes what he is supposed to write. #TodorZhivkov

Jumat, 27 Mei 2011

Jelang Libur Sekolah, Travel Panen Rezeki

BANJARMASIN - Jelang datangnya musim liburan sekolah, sejumlah travel dan biro perjalanan wisata di Banjarmasin mulai panen rezeki. Meskipun dari pihak maskapai penerbangan beramai-ramai menaikkan harga tiket pesawat dan menghapuskan tarif promosi, namun antusiasme masyarakat untuk berlibur ke luar daerah, bahkan ke luar negeri tak berkurang.

Elly, bagian ticketing Kinday Tour and Travel kemarin mengungkapkan, peningkatan pemesanan tiket terjadi sejak dua pekan terakhir, terutama jurusan Surabaya.

"Naiknya sekitar 20 persen," ujarnya.

Kondisi ini pun membuat tiket ke Surabaya meroket. Kalau pada hari biasa harganya minimal Rp 220 ribu, sekarang minimal Rp 350 ribu.

"Kalau ke Jakarta masih normal, jadi masih ada harga promosi," tambahnya.

Ini berbeda dengan kondisi sewaktu long weekend dalam rangka cuti bersama Hari Waisak lalu, dimana harga tiket jurusan Jakarta sempat melonjak dari normalnya mulai Rp 350 ribu menjadi Rp 500 ribu ke atas karena permintaan yang cukup ramai.

Hal yang sama juga dialami RR Tour and Travel. Owner RR Tour and Travel, Reiza Safria membeberkan, jelang liburan sekolah pemesanan tiket jurusan Jakarta dan Surabaya meningkat rata-rata 15 persen. Sedangkan harga tiket naik sekitar 10-15 persen.

"Harga promosi tidak ada lagi, malah harganya naik terus ini," katanya.

Selain pemesanan tiket, paket wisata baik tujuan dalam maupun luar negeri juga laris manis, terutama ke Bali, Singapura, dan Malaysia. Paket wisata ini bahkan sudah ramai diburu sejak bulan April lalu.

"Naiknya sampai 50 persen," tukasnya.

Untuk harga pun otomatis ikut naik rata-rata sepuluh persen seiring tingginya permintaan. Paket wisata ke Bali misalnya, dibanderol Rp 3 juta perorang, sedangkan ke Singapura dan Malaysia Rp 5 juta perorang.

Dibanding tahun lalu, menurutnya antusiasme masyarakat Banjarmasin untuk menikmati paket wisata ini juga naik sekitar 15 persen.

"Kebanyakan yang mengambil paket ini rombongan anak-anak sekolah dan kantor perusahaan swasta," terangnya.

Tidak ada komentar: