A good journalist is not the one that writes what people say, but the one that writes what he is supposed to write. #TodorZhivkov

Selasa, 23 Agustus 2011

Nasabah Pegadaian Ramai-ramai Tebus Jaminan

Jelang Lebaran, Transaksi Naik 40-50 Persen

BANJARMASIN – Nilai transaksi di Perum Pegadaian Cabang Banjarmasin mulai merangkak naik seiring dengan kian dekatnya Lebaran. Peningkatan berkisar antara 40-50 persen.
Seperti diungkapkan Kepala Perum Pegadaian Cabang Banjarmasin Dwi Santoso kemarin, saat ini nilai transaksi sudah mencapai Rp 1,5 miliar perhari.
“Hari biasa rata-rata hanya Rp 1 miliar. Jadi, ada kenaikan 40-50 persen,” ujarnya.
Dari angka tersebut, hampir 70 persennya disumbang oleh transaksi penebusan, sedangkan transaksi gadai hanya sekitar 30 persen. Hal itu terlihat dari volume uang masuk yang jauh lebih banyak dari uang keluar.
“Lebih banyak uang yang masuk karena lebih banyak barang yang ditebus. Ini berkebalikan dengan kebiasaan di daerah lain dimana orang kalau mau Lebaran biasanya perlu uang ekstra sehingga transaksi gadai meningkat,” tuturnya.
Peningkatan transaksi penebusan ini mulai terjadi sejak pekan ketiga Ramadan tadi, dan kian hari kian bertambah ramai saja.
“Dari hari Kamis lalu sudah kelihatan banyak sekali uang masuk. Sekarang perbandingannya 70 persen penebusan dan 30 persen gadai,” jelasnya.
Menurut Dwi, peningkatan transaksi gadai terjadi karena masyarakat ingin mengambil kembali perhiasan yang sebelumnya telah digadaikan untuk dikenakan pada Idul Fitri nanti.
“Hampir semua perilaku nasabah di sini seperti itu, mengambil barang dengan tujuan untuk dipakai saat Idul Fitri,” katanya.
Perhiasan sendiri memang mendominasi hampir 99 persen barang jaminan yang digadaikan oleh masyarakat di Perum Pegadaian.
Sementara itu, diperkirakan nilai transaksi akan mencapai rekor pada H-1 Lebaran hingga menembus angka Rp 3 miliar-Rp 4 miliar.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, kenaikan nilai transaksi ini kurang lebih 35 persen,” tambahnya.

Tidak ada komentar: