A good journalist is not the one that writes what people say, but the one that writes what he is supposed to write. #TodorZhivkov

Minggu, 04 September 2011

Pegadaian Pesimis Capai Target


BANJARMASIN – Perum Pegadaian Cabang Banjarmasin pesimis dapat merealisasikan nilai transaksi gadai yang ditargetkan pada tahun 2011 ini. Kepala Perum Pegadaian Cabang Banjarmasin Dwi Santoso mengungkapkan, akumulasi nilai transaksi hingga bulan Agustus lalu baru mencapai Rp 98 miliar atau sekitar 45 persen dari target sebesar Rp 176 miliar.
“Pada akhir tahun nanti, mungkin juga cuma bisa sampai kisaran Rp 160 miliar,” ujarnya.
Dijelaskannya, pertumbuhan bisnis Perum Pegadaian di Kalsel sebetulnya cukup baik dengan rate 34-35 persen pertahun. Angka tersebut bahkan berada di atas rata-rata pertumbuhan regional Kalimantan yang hanya sebesar 33 persen pertahun. Saat ini, rata-rata nilai transaksi mencapai Rp 10 juta pernasabah.
“Emas yang digadaikan rata-rata beratnya 15-20 gram pernasabah,” tambahnya.
Sedangkan jumlah nasabah yang tidak melunasi utangnya sehingga barang jaminan terpaksa dijual paksa atau dieksekusi juga relatif sangat kecil, yakni hanya 0,1 persen.
“Dari 1.200 potong barang, paling hanya 10-12 barang saja yang dieksekusi,” sambungnya.
Hanya saja, dari segi nominal, transakasi gadai di Kalsel memang masih relatif kecil hingga sejauh ini Kalsel berada di urutan ketiga setelah Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Salah satu faktor penyebabnya adalah jumlah kantor cabang yang masih minim.
“Dari sisi jumlah cabang, memang masih kurang. Perlu ada penambahan untuk mengejar peringkat itu,” katanya.
Diungkapkannya, saat ini di Kalsel baru terdapat sembilan kantor cabang Pegadaian yang tersebar di dua wilayah, yakni Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Sedangkan di daerah lain, jumlah kantor cabang ini bisa sampai 20 unit lebih.
Sementara itu, kantor Pegadaian Cabang Banjarmasin sejak Kamis (1/9) lalu telah kembali beroperasi seperti biasa. Memang, pada tahun ini Perum Pegadaian tak ikut cuti bersama Lebaran dalam rangka memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat. 

Tidak ada komentar: