A good journalist is not the one that writes what people say, but the one that writes what he is supposed to write. #TodorZhivkov

Selasa, 23 Agustus 2011

Sepanjang Ramadan, Harga Beras Lokal Aman

BANJARMASIN – Harga beras di Banjarmasin selama Ramadan tahun ini tak mengalami gejolak yang berarti, khususnya untuk varietas beras lokal. Dari pantauan di Pasar Sentra Antasari kemarin, harga sejumlah beras lokal masih stabil seperti sebelum masuk bulan puasa.
Seperti beras Unus Mayang dan Unus Mutiara, harganya tetap bertahan masing-masing di angka Rp 11 ribu perliter dan Rp 10 ribu perliter. Demikian pula beras Karang Dukuh dan Siam, harga juga masih normal di kisaran Rp 8 ribu perliter dan Rp 7.500 perliter.
“Untuk beras Banjar, selama Ramadan tahun ini harganya stabil saja,” ujar Ijuh, salah seorang pedagang.
Bahkan, diperkirakan hingga Lebaran nanti tetap tidak akan terjadi kenaikan harga beras lokal. Hal ini disebabkan karena stoknya yang cukup melimpah. Berbeda dengan tahun lalu, dimana banyak sawah yang puso sehingga menyebabkan harga beras lokal rata-rata mengalami kenaikan, terutama varietas unggulan seperti Unus.
“Memang bedanya tidak jauh juga, rata-rata tahun ini turunnya hanya Rp 1 ribu perliter. Tahun lalu, harga Unus Mayang sampai Rp 12 ribu perliter, dan Unus Mutiara Rp 11 ribu perliter,” tuturnya.
Kondisi sebaliknya justru terjadi pada beras dari Pulau Jawa. Menurutnya, harga beras Jawa saat ini rata-rata mengalami kenaikan Rp 2 ribu persak ukuran 25 kilogram. Untuk beras Rojolele misalnya, harganya kemarin berkisar Rp 55 ribu untuk ukuran 5 kilogram dan Rp 110 ribu untuk ukuran 10 kilogram.
“Tahun lalu harga beras Jawa malah stabil, dan harga beras lokal yang naik,” katanya.
Sementara itu, harga beras lokal di tingkat agen, khususnya untuk varietas unggulan seperti beras Unus Mayang dan Unus Mutiara justru mengalami penurunan. Seperti diungkapkan salah seorang agen beras di Pasar Muara Kelayan, H Uhud, penurunan harga berkisar antara Rp 2 ribu-Rp 3 ribu perblek.
“Sekarang pasokan boleh dibilang banjir,” ucapnya.

Tidak ada komentar: