Pesta Diskon, Pusat Perbelanjaan Sesak
BANJARMASIN – Kian dekatnya Lebaran, membuat pusat-pusat perbelanjaan di Banjarmasin terlihat kian dipadati oleh pengunjung. Mereka berburu barang-barang kebutuhan untuk merayakan hari kemenangan, mulai dari pakaian dan aksesorisnya hingga makanan dan kue-kue. Diperkirakan, puncak kepadatan pengunjung akan terjadi pada H-7 Lebaran nanti.
Momen ini pun tak dilewatkan oleh para pengelola pusat perbelanjaan dengan memperbanyak barang-barang dagangan, serta menawarkan diskon besar-besaran hingga 70 persen dan double diskon untuk menggaet pengunjung sekaligus mendongkrak penjualan. Bahkan, perang diskon ini sudah dilancarkan sejak sebelum memasuki bulan puasa. Tak pelak, jumlah pengunjung pun naik berkali-kali lipat jika dibanding hari biasa.
Seperti diungkapkan Store Manager Ramayana Departement Store Sentra Antasari Gajalian Noor, puasa dan Lebaran memang merupakan saat yang paling ditunggu oleh bisnis ritel.
Menurutnya, peningkatan penjualan pada bulan Ramadan bisa sampai 30 persen. Hal itu setidaknya bisa dilihat dari peningkatan jumlah pengunjung yang mencapai 4-5 kali lipat, dan hampir setiap pengunjung selalu membeli lebih dari satu jenis barang.
“Makanya, kalau puasa kita pol-polan, barang-barang dimaksimalkan dan dilengkapi semua apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Adapun beberapa item barang yang mendominasi penjualan pada bulan puasa antara lain busana muslimah dan baju koko, baik untuk dewasa maupun anak-anak.
“Selebihnya baju-baju kasual celana jeans,” imbuhnya.
Meski tak bersedia mengungkapkan berapa omzet penjualan yang sudah dibukukan selama bulan Ramadan ini, ia mengatakan bahwa target penjualan memang ditingkatkan dari bulan-bulan lainnya.
“Kalau bulan puasa, pasti manajemen memberi target lebih,” cetusnya.
Oleh sebab itu, sebelum Ramadan tiba, pihaknya telah gencar melakukan promosi guna menyebarkan informasi kepada masyarakat, misalnya melalui media massa. Selain itu, juga ada tim khusus yang mengurusi penyebaran brosur dan spanduk yang bergerak hingga ke luar daerah.
“Memang yang lain ngasih diskon juga, tapi tiap tempat itu kan konsepnya berbeda,” katanya menanggapi fenomena pesta diskon yang ramai-ramai digelar seluruh pusat perbelanjaan.
Senada dengan Store Manager Matahari Department Store (MDS) Banjarmasin Yudianto, ia mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan persaingan yang terjadi antara pelaku usaha ritel di Banjarmasin. Malah, menurutnya jumlah pusat perbelanjaan di Banjarmasin masih kurang jika dibandingkan dengan animo berbelanja masyarakatnya yang sangat besar.
Pihaknya sendiri pada puasa dan Lebaran tahun ini menargetkan peningkatan omzet sebesar 14 persen. Walau enggan bicara angka riil, namun menurutnya target tersebut sedikit lebih tinggi dibanding tahun lalu.
“Tahun lalu target kita 10 persen, tahun ini naik jadi 14 persen,” ungkapnya.
Program diskon Ramadan dan Lebaran di MDS dimulai sepekan sebelum masuk bulan puasa. Koleksi-koleksi fashion untuk hari raya yang terdiri dari hampir 400 brand pun menyesaki areal perbelanjaan. Jumlah tempat pembayaran atau kasir pun ditambah menjadi tiga kali lipat guna melayani pengunjung yang membeludak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar