BANJARMASIN – Bisnis parcel di bulan Ramadan memasuki masa panen. Kian dekatnya Lebaran membuat permintaan pasar semakin deras. Tidak hanya instansi atau perusahaan, kini masyarakat umum pun sudah banyak yang memanfaatkan parcel sebagai pelengkap silaturahmi di hari raya.
Seperti diungkapkan salah satu pengusaha parcel di Banjarmasin Diana, penjualan parcel pada saat sekarang ini sedang ramai-ramainya.
Di tokonya yang berada di Jl A Yani kilometer 1, parcel-parcel dijual dengan harga bervariasi sesuai isi dan ukurannya, yang paling murah mulai dari Rp 100 ribu perbuah dan yang paling mahal bisa mencapai Rp 2 juta perbuah.
Meski tak bersedia membeberkan berapa omzet bisnisnya, namun kisarannya sudah mencapai puluhan juta rupiah karena sampai pekan ketiga Ramadan ini sedikitnya 500 buah parcel telah keluar dari gudang.
“Puasa tahun lalu, penjualan parcel lebih dari seribu buah,” ujarnya.
Pada tahun ini, diperkirakan penjualan akan melampaui tahun lalu seiring dengan adanya peningkatan permintaan.
“Ya, tahun ini memang kita ada menambah stok, tapi sedikit saja,” katanya.
Parcel-parcel yang dipoles dengan sangat cantik dikemas dalam aneka model. Isinya pun bermacam-macam, seperti makanan dan minuman ringan, kue-kue kering, pakaian, sampai barang-barang pecah belah seperti satu set alat makan.
“Kalau yang diminati masyarakat, biasanya yang isinya makanan dan minuman, harganya antara Rp 100 ribu-Rp 300 ribu perbuah,” ungkapnya.
Sedangkan untuk kalangan instansi dan perusahaan, sambungnya, biasanya pilihan jatuh pada parcel dengan harga di atas Rp 1 juta perbuah.
Pemesanan parcel sendiri dirasakan sudah mulai mengalir sejak awal puasa lalu. Menurut penuturan beberapa pelanggannya, mereka sengaja memesan jauh-jauh hari karena tidak mau berebut dengan pembeli yang lain.
“Tapi yang paling ramai memang setelah masuk pertengahan Ramadan,” imbuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar